Karena Tinggi Antioksidan, Beras Hitam Bisa Sehatkan Jantung dan Cegah Diabetes

Lusiana Mustinda – detikFood

 

Karena Tinggi Antioksidan, Beras Hitam Bisa Sehatkan Jantung dan Cegah Diabetes

Beras hitam dikenal sebagai superfood baru yang ditemukan oleh imuwan Amerika. Antioksidan yang terkandung di dalamnya bisa melawan kanker, diabetes hingga ​penyakit ​jantung.

Seperti yang dikatakan oleh Professor Zhimin Zu dari Louisiana State University, satu sendok dedak beras hitam mengandung lebih banyak antioksidan, terutama antosianin daripada yang ditemukan dari satu sendok blueberry.

Beras hitam dijual dengan harga Rp 45.000 per kilogramnya. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari rutin konsumsi beras hitam.

1. Kaya antioksidan
Dedak sekam padi merupakan lapisan terluar dari gabah. Beras ini mengandung zat antosianin yang merupakan salah satu jenis antioksidan. Beras hitam memiliki warna hitam keunguan yang merupakan indikasi dari sifat antioksidan yang juga banyak ditemukan dalam buah seperti berry.

Foto: Thinkstock

Antosianin dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular, melindungi tubuh dari kanker akibat radikal bebas, tingkatkan fungsi otak dan juga kurangi peradangan. Tak hanya antosianin, beras hitam juga mengandung vitamin E yang berguna untuk menjaga kesehatan mata, kulit dan kekebalan tubuh.

2. Lindungi kesehatan jantung
Penelitian telah menunjukkan bahwa beras hitam dapat mengurangi pembentukan plak aterosklerosis berbahaya di arteri, yang sangat penting untuk menjaga arteri dari serangan jantung dan stroke.

Antosianin merupakan fitokimia yang terkandung dalam beras hitam untuk menjaga kadar kolesterol dan kurangi LDL. Beras hitam bisa Anda konsumsi agar kesehatan jantung tetap terjaga. Hal ini dikarenakan hampir setiap negara maju kini masyarakatnya banyak yang terkena penyakit jantung.

Foto: Thinkstock

3. Detoksifikasi
Studi telah menunjukkan bahwa mengonsumsi beras hitam dapat bantu bersihkan racun karena banyaknya kandungan antioksidan. Menurut penelitian yang di publikasi dalam NCBI Journal menunjukkan bahwa kelinci yang mengonsumsi beras hitam mengalami stres oksidatif lebih rendah. Hal ini dikarenakan adanya kandungan antioksidan yang tinggi dalam darah sehingga bisa bantu detoksifikasi hati dan juga saluran arteri.

4. Tinggi serat
Beras hitam menjadi salah satu sumber serat. Dalam setengah cangkir beras hitam ataupun merah mengandung sekitar 2-3 gram serat. Serat dapat membantu cegah sembelit, kembung dan juga dapat mengikat limbah serta racun dalam saluran cerna dan menarik mereka keluar.

Konsumsi beras yang mengandung banyak serat juga dapat membantu Anda kenyang lebih lama. Beberapa studi menunjukkan bahwa diet tinggi serat dapat mencegah obesitas, penyakit jantung, diabetes dan gangguan pencernaan.

Foto: Thinkstock

5. Cegah diabetes
Penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda memiliki risiko diabetes dan obesitas, konsumsi biji-bijian jauh lebih menguntungkan ketimbang dengan konsumsi karbohidrat olahan.

Beras hitam mengandung seluruh dedak dari gandum, dimana serat disimpan dan nantinya serat akan membantu glukosa diserap oleh tubuh dalam waktu yang lama. Mengganti biji-bijian seperti beras merah dan beras hitam bisa menjaga berat badan dan juga normalkan kadar gula darah.

Informasi Pemesanan
0823-1028-9784 (pak hendra)