Lusiana Mustinda – detikFood
Inilah Alasan Beras Hitam Lebih Sehat Dibandingkan Beras Merah dan Putih

Beras hitam ditanam dengan proses persilangan. Jenis beras ini dinilai lebih bernutrisi dibandingkan dengan jenis lainnya. Dan menjadi salah satu bahan makanan superior sejak zaman China kuno.

Zaman dulu, beras hitam dianggap sebagai barang superior dan juga langka. Beras jenis inipun hanya disediakan khusus untuk kaisar dan juga bangsawan.

Warna hitam beras merupakan hasil dari pigmen tanaman yang disebut anthocyanin. Beberapa penelitian telah mengatakan bahwa beras hitam memiliki efek positif terhadap kesehatan, mulai dari sifat anti inflamasi hingga regulasi insulin yang lebih baik.

Zaman modern ini beras yang ditanam bisa dalam berbagai warna mulai dari putih, merah dan hitam. Tapi kolektor tidak pernah menemukan biji-bijian hitam di dalam seribu sample nasi yang disimpan dalam genebanks. Namun, varietas hitam menyebar hingga Asia, India dan Jepang.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Takeshi Izawa dari National Institute of Agrobiological Science di Tsukuba, Jepang mempelajari 21 varietas yang berbeda dari beras hitam yang telah dikelola oleh petani.

Mereka menemukan bahwa perubahan gen tunggal menyebabkan warna hitam dengan mengembalikan jalur kimia pembuat pigmen. Bisa dikatakan jalur ini diblokir pada penanaman beras putih.

Dorian Fuller, seorang profesor archaeobotany di University College London dan otoritas pada domestikasi padi, mengatakan bahwa butir hitam bisa saja muncul setelah persilangan yang disengaja.

“Warna seperti aroma, sering menjadi target seleksi budaya pasca domestikasi,”
Tutur Fuller dalam NPR (05/10).

Pertanyaannya, mengapa para petani memilih varietas hitam? Dan mengapa beras jenis ini menjadi upeti bagi kaisar? Hal ini dikarenakan masyarakat China kuno tahu bahwa beras hitam kaya akan gizi. Dan memang, pengobatan tradisional China berbicara tentang beras hitam sebagai tonik yang baik untuk tubuh.

Misalnya, menurut petani di bukit Nepal, beras hitam baik untuk anda saat “maternal period”. Tapi beberapa negara seperti Laos memandang beras hitam memiliki nutrisi yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih.

Ilmu gizi modern telah menunjukkan bahwa beras berwarna lebih bergizi daripada nasi putih, bahkan setelah penggilingan. Pigmen yang dihasilkan juga punya manfaat, mereka juga mengandung jumlah tinggi mineral seperti zat besi dan zinc dan kadang-kadang lebih banyak protein yang dapat menunjang kesehatan tubuh.

Seperti Julia Peterson, seorang asisten profesor dari Friedman School of Nutrition Sains dan Policy di Tufts University mengatakan beberapa bangsa kuno mungkin telah mengenal beras hitam memiliki sifat obat tetapi tidak menghubungkan manfaat kesehatannya dengan anthocyanin.

Sehingga alasan inilah yang membuat beras hitam menjadi salah satu bahan makanan yang superior dan hanya dikonsumsi bagi kalangan kaisar. Setelah dilakukan penelitian, kini beras hitam mulai populer dan banyak dikonsumsi oleh penganut gaya hidup sehat dan juga banyak petani yang mengembangkan beras ini secara organik.

Menikmati secangkir wedang beras hitam, praktis dan menyehatkan
Menikmati secangkir wedang beras hitam, praktis dan menyehatkan

Oh ya beras hitam pun sudah bisa dinikmati sebagai minuman kesehatan yang cukup populer di Indonesia yaitu dengan nama Wedank Beras Hitam.

Sumber: detik Food