Ikan salmon amisJakarta, — Anda tahu ikan merupakan sumber protein tanpa lemak dan bernutrisi. Namun, penelitian terbaru menemukan alasan lebih menakjubkan lain tentang ikan.

Ikan adalah makanan yang rendah kalori, berprotein tinggi yang baik untuk otak. Semua manfaat tersebut berasal dari asam omega 3 lemak tak jenuh ganda, populer disebut sebagai omega 3, yang banyak terdapat dalam minyak ikan.

Tubuh manusia tidak bisa secara alami menghasilkan omega 3. Meski demikian nutrisi tersebut dibutuhkan oleh tubuh agar sehat.
Hubungan antara omega 3 dan kesehatan jantung sudah sejak lama kita tahu. Namun, beberapa penelitian baru menunjukkan cukup bukti, bahwa ikan yang tinggi asam lemak sangat penting untuk kesehatan tubuh secara umum.

Ikan SelarKabar baiknya, jika Anda bukan penggemar ikan, penelitian mengatakan, makan ikan hanya dua atau tiga kali dalam satu minggu cukup untuk dapat menuai keuntungannya. Salmon, salah satu ikan pendonor omega 3 tertinggi, dengan berat empat ons mengandung sekitar 1,5 gram asam lemak.

Ikan lainnya seperti tuna, sarden, dan halibut juga mengandung kadar omega 3 yang tinggi. Jika Anda seorang vegetarian yang tidak makan produk hewani, Anda bisa mendapatkan jumlah harian asam lemak omega 3 yang disarankan melalui omega-3 DHA atau suplemen minyak ikan.

Meski demikian, dokter tetap menyarankan untuk mendapatkan manfaat sehat ikan dengan mengonsumsi makanan yang nyata. Berikut ini adalah tujuh alasan kenapa Anda sebaiknya menambah dosis ikan pada menu makan Anda, seperti dilansir dari laman Natural Health:

1. Mencegah penyakit jantung

Penelitian di Denmark terhadap 49 ribu perempuan menemukan, perempuan yang mengonsumsi sedikit sampai tidak makan ikan sama sekali memiliki risiko masalah jantung sampai 50 persen. Penelitian itu dimuat dalam jurnal Hypertension: Journal of the American Heart Association. Jumlah tersebut dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi ikan setidaknya satu kali seminggu.

Ditemukan pula, perempuan yang jarang mengonsumsi ikan memiliki risiko penyakit tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan mereka yang sering. Penelitian lain juga menemukan, makan ikan yang tinggi omega 3 dapat memangkas kadar lemak darah, berkontribusi terhadap rendahnya risiko penyakit jantung.

2. Mengurangi risiko Alzheimer

Makan ikan paling sedikit seminggu sekali membantu menjaga neuron materi abu, yakni bagian di otak yang terkait dengan memori dan kognisi. Hal tersebut berdasarkan pertemuan tahunan Radiology Society of North Amerika.

Peneliti menemukan, orang yang mengonsumsi ikan panggang atau kukus, tetapi tidak digoreng, memiliki otak lebih besar dan sel-sel yang yang lebih besar di daerah otak yang bertanggung jawab untuk mengingat dan belajar. Ilmuwan percaya, volume otak yang lebih besar mengecilkan risiko penurunan kognitif dan penyakit Alzheimer.

3. Memperbaiki kesehatan kulit dan rambut

Salah satu kelemahan terbesar diet rendah lemak adalah merampas lemak sehat yang dibutuhkan kulit dan rambut. Membuat kulit dan rambut kusam dan kering. Omega 3 pada ikan adalah jenis lemak sehat sebagai nutrisi untuk menjaga kulit Anda sehat dan rambut berkilau.

4. Menghilangkan depresi

beberapa penelitian menemukan, saat dibandingkan dengan obat antidepresan, omega 3 dalam ikan lebih efektik mengobati depresi dari resep medis antidepresan. Penelitian yang dilakukan terhadap 52 perempuan hamil menemukan, memakan 300 miligram kapsul omega 3 selama hamil secara signifikan mengurangi risiko depresi postpartum pada perempuan.

5. Meningkatkan perkembangan otak

Asam lemak esensial omega 3 yang ditemukan dalam ikan salmon dan ikan yang kaya nutrisi lain adalah nutrisi penting bagi anak-anak. Zat tersebut berkontribusi untuk perkembangan otak. Beberapa penelitian lain bahkan menemukan, mengonsumsi omega 3 dapat menenangkan gejala ADHD.

6. Dosis vitamin D

Ikan air asin merupakan sumber vitamin D. Para ilmuwan mengatakan, vitamin D dapat menangkal penyakit, meningkatkan kesehatan tulang. Tiga ons salmon mengandung 75 persen jumlah harian yang disarankan untuk vitamin D.

7. Sperma kuat

Penelitian terbaru terhadap 188 responden menemukan, mereka yang makan ikan lebih segar, bersama makan sehat lain seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijjian, memiliki sperma kuat dibandingkan mereka yang tidak melaksanakan diet sehat.

Makanan Untuk Penyakit Jantung Koroner

makanan-untuk-penyakit-jantung-koroner-bengkak

Mengontrol makanan untuk penyakit jantung atau mengatur asupan nutrisi bagi seseorang yang mengidap penyakit jantung sangat dianjurkan. Pasalnya, dengan mengkonsumsi jenis makanan tertentu dapat menurunkan resiko penyakit jantung.

Penyakit jantung adalah salah satu jenis penyakit yang sangat berbahaya karena penyakit tersebut dapat menyebabkan seseorang meninggal secara mendadak. Tidak ada salahnya jika Anda juga perlu waspada terhadap penyakit ini.

Bagi Anda yang menderita penyakit jantung, sangat disyaratkan agar tidak mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung banyak kolesterol karena dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan juga komplikasi.

tempe mengecilAda beberapa jenis makanan yang disarankan agar dikonsumsi oleh penderita jantung koroner. Makanan untuk penyakit jantung koroner yang direkomendasikan adalah makanan yang mengandung asam folat seperti sari jeruk, brokoli, kacang merah dan juga bayam. Selain itu juga harus banyak mengandung Vitamin B6 dan juga Vitamin E seperti pisang, daging ayam tanpa lemak, alpukat, beras merah, gandum, kacang-kacangan dan juga minyak sayur.

Makanan seperti wortel, tomat, dan juga sayuran hijau juga dianjurkan untuk dikonsumsi karena tingginya kandungan beta karoten, lycopene, dan juga sangat kaya akan serat. Jenis makanan tersebut dapat mengurangi kadar kolesterol dan juga dapat mengurangi resiko penyakit jantung.

Makanan dengan kandungan flavonoid juga direkomendasikan untuk penderita jantung koroner. Kandungan ini bisa Anda dapatkan dari buah anggur dan apel juga bawang dan teh. Usahakan pula untuk mengkonsumsi ikan tuna, sarden, makarel, atau lemusu karena mengandung asam lemak omega 3 yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan juga pembuluh darah.

Perhatikan pula agar Anda mengatur jumlah takaran asupan gizi Anda. Bagi penderita jantung koroner, asupan lemak sedang harus dibawah 30% dari total kalori. Sedangkan untuk karbohidrat, usahakan agar memenuhi 50% hingga 60% dari total asupan kalori.

Makanan Untuk Penyakit Jantung Bengkak

jantungHampir sama dengan penderita jantung koroner, bagi Anda yang menderita penyakit jantung bengkak sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan untuk penyakit jantung bengkak seperti tomat matang, bawang putih, dan juga jenis makanan kacang-kacangan. Tomat merupakan antioksidan dalam tubuh sehingga racun dapat dikeluarkan.

Anda dapat menggunakan tomat sebagai jus dan mengkonsumsinya secara rutin 2 gelas setiap harinya. Mengkonsumsi 2 siung bawang putih setiap harinya juga dipercaya dapat menjaga sekaligus meningkatkan kesehatan fungsi organ jantung secara keseluruhan.

Dengan mengkonsumsi kacang-kacangan misalnya almond atau kacang tanah dapat berfungsi sebagai alat untuk meminimalisir pembesaran pada otot jantung. Kacang-kacangan juga berfungsi untuk menjaga kesehatan fungsi jantung.

Selain harus mengkonsumsi jenis makan tersebut para penderita jantung bengkak juga dianjurkan agar tidak banyak mengkonsumsi jenis makan seperti seafood, daging berlemak seperti kambing, jeroan, bebek, dan juga makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. Sebagai gantinya, Anda dapat mengkonsumsi bahan yang jauh lebih sehat sebagai makanan untuk penyakit jantung.