AYCEGBRcttBeras merah atau cokelat jadi pilihan untuk makanan sehat. Banyak yang tak suka rasanya yang sedikit keras. Kini ada cara baru buat meningkatkan cita rasa beras merah/hitam. Nutrisinya bertambah, rasanya enak dan gampang dibuat sendiri.

Beras merah atau cokelat atau brown rice sedang disukai banyak orang. Beras ini tidak digiling atau digiling sebagian saja, sehingga hanya lapisan kulit terluar (sekam) yang terbuang. Dulu, beras merah identik dengan kemiskinan dan hidup susah. Selain orang tua dan orang sakit, jarang orang yang memakan beras jenis ini karena rasanya yang kurang enak dan agak keras (pera).

Agar lebih enak dimakan, masyarakat Jepang kuno merendam beras merah terlebih dulu sebelum dimasak. Para ahli pun tertarik mempelajarinya. Beberapa dekade kemudian, baru diketahui bahwa proses tersebut dapat meningkatkan gizi dan rasa beras merah. Mereka menyebutnya Germinated Brown Rice (GBR).

Ya, saya sering sekali mendapat pertanyaan semacam ini. Padahal, kakek atau buyut kita mungkin tak asing dengan beras yang sedikit keluar akarnya ini.

Tapi saya sendiri pun juga belum pernah dengar sampai dua tahun yang lalu. Ketika saya membaca artikel tentang Hatsuga Genmai. Tradisi mengecambahkan beras masih terjaga di negeri Sakura sana. Bahkan sampai ada komunitasnya segala. Dan mereka sangat menghargai beras “bertanduk” ini, dimana harga beras coklat yang dikecambahkan mencapai lima kali lipat dari harga beras coklat biasa.

Wow! Kenapa mahal sekali? Ternyata setelah diteliti, beras ini sangat menyehatkan. Dalam proses perkecambahan ini, enzim-enzim dalam bulir beras bekerja mempersiapkan pertumbuhan tanaman baru. Terjadi peningkatan zat-zat yang baik untuk pertumbuhan. Tercatat vitamin-vitamin B nya naik drastis dari 3-5 kali lipat. Bahkan vitamin E nya naik sampai 10x lipat.

Dan ada zat khusus yang hanya terbentuk setelah beras mulai berkecambah, bernama GABA. GABA (Gamma Aminobutyric Acid) adalah sejenis asam lemak baik yang sangat kuat dalam menyapu lemak-lemak jahat dan kotoran penyumbat dalam pembuluh darah. Beras hatsuga ini sering dipasarkan sebagai “GABA Rice” karena dahsyatnya khasiat GABA. Dan banyak juga diekstrak GABA nya sebagai obat untuk mengatasi kolesterol, darah tinggi, dan lain-lainnya.

Dari mana kenaikan zat-zat ini berasal? Ternyata bahan bakunya adalah karbohidrat alias pati yang selama ini sering dihindari oleh orang yang sedang diet. Jadi karbohidratnya berkurang, diubah menjadi vitamin, enzim, GABA, dan zat-zat yang sangat baik untuk kesehatan. Sekali mendayung dua pulau terlampaui!

Eh, bahkan tidak hanya dua pulau, masih ada satu lagi! Zat antigizi Asam Fitat nya pun ikut berubah menjadi antioksidan yang baik (selengkapnya artikel tentang Asam Fitat bisa dibaca di artikel Ternyata Beras Hitam Tak Baik Untuk Kesehatan! Beras Hitam Yang Mana Dulu?).

Hampir setiap sudut dunia punya kearifan lokal yang nyaris punah tentang kebiasaan merendam biji-bijian sebelum dimakan. Di Amerika Latin yang masih keturunan suku Inca punya kebiasaan berusia ribuan tahun untuk merendam jagung sebelum dibuat adonan, yang disebut nixtamal. Ketika jagung dibawa ke Afrika, tradisi ini tidak ikut dibawa. Akibatnya ribuan rakyat Afrika terkena wabah pellagra karena kekurangan asam amino triptofan yang menjadi sumber vitamin B3.

Nikmati kelezatan dan manfaat kesehatan dari Germinated Brown Rice (Beras Berkecambah Organik).Hasil penelitian yang dilakukan di Jepang menemukan bahwa beras pecah kulit yang dikecambahkan dengan cara merendam beras pecah kulit selama beberapa jam sebelum dimasak, dapat meningkatkan kandungan gizinya

Setiap butir beras kecambah  organik  mengandung manfaat sehat bagi tubuh kita, dapat dikonsumsi oleh orang tua, muda dan sangat dianjurkan untuk balita dan lansia. Pengolahan dengan sistem organik dan tanpa pestisida kimia dengan mutu dan kualitas terbaik, Beras Kecambah Organik dari Bionic juga sangat berguna untuk mencegah berbagai macam penyakit juga membantu proses penyembuhan.

Tidak seperti beras kecambah biasa lainnya, beras kecambah dari Bionic ini tidak melalui proses perendaman, melainkan penyiraman dengan menggunakan reserve osmosis water dan pengeringan dengan sinar UV, sehingga terjamin kehigienisannya dan dapat langsung dimasak tanpa dicuci terlebih dahulu.

Beras yang melalui proses germinasi yang mengaktivasi berbagai enzim dalam beras pecah kulit sehingga meningkatkan semua gizi yang terkandung didalamnya.

Diproses tanpa bahan kimia apapun sehingga aman dikonsumsi oleh semua golongan dari batita, remaja hingga lansia.Sangat baik untuk kesehatan.

perbandingan beras kecambah

Beras Kecambah Mengandung:

  • GABA (Gamma Aminobutryric Acid); untuk meningkatkan metabolisme otak, mengurangi stres dan cemas, menstimulasi hormon pertumbuhan, berperan penting dalam pertumbuhan otot dan mencegah pembentukan sel lemak yang tidak diperlukan.
  • IP6 (Inositol Hexaphosphate)

     Meningkatkan metabolisme lemak, mencegah penyumbatan pembuluh darah

  • Serat Pangan/dietary Fiber

         Kaya dengan serat alami

         Menghilangkan sembelit

         Mengendalikan kadar gula darah

         Mencegah kanker usus besar

  • Asam Ferulat/Ferulic acid

         Menghambat proses melagonesis, membuat kulit menjadi lebih cerah

  • Tocotrienol

        Antioksidan, melindungi kulit dari sinar ultraviolet.

  • Gamma Oryzanol

         Menurunkan kadar kolestrol

  • Prolyl Endopeptiase Inhibitor

         Mencegah penyakit Alzheimer

  • Seng/zinc

         Meningkatkan fungsi reproduksi

  • Kalium/Potassium

Menetralkan tekanan darah

Germinated Brown Rice (Beras Kecambah/GBR) yang diproduksi oleh Bionic farm ini tidak diproses seperti beras kecambah pada umumnya yang melalui proses perendaman selama 12-24 jam, Bionic Farm menerapkan tekhnologi terkini tanpa menggunakan bahan kimia sintetik apapun, Nutrisi dalam Germinated Brown Rice (GBR) mudah diserap oleh tubuh, dapat dimasak sebagai beras biasa atau dicampur dengan beras putih dengan perbandingan yang disukai.

Sajikan Nasi Beras Kecambah untuk meningkatkan kemampuan optimal otak anak dan berkosentrasi dalam belajar, membantu lansia yang terancam alzheimer., membantu meningkatkan kosentrasi dalam bekerja.

Baik juga digunakan untuk terapi pemulihan bagi mereka yang pernah terjebak dalam kecanduan narkoba.

Beras GBR bisa dibuat sendiri.

Di Eropa pun ada tradisi mengecambahkan barley dan rye sebelum dikonsumsi dalam bentuk bubur atau diolah menjadi tepung, atau diambil sari malt –nya untuk dibuat bir. Sebelum membuat bubur kacang hijau pun kita terbiasa merendam kacangnya kan. Kalau direndam semalaman, hasilnya akan jauh lebih baik.

GBR RICECaranya, rendam beras merah dalam air hangat (suhu 30-40 C) selama 20 jam. Sebisa mungkin, jaga suhu agar tetap stabil, atau rendam lebih lama. Ganti air rendaman tiap 4 jam sekali. Setelah waktu yang ditentukan, beras akan berkecambah dan air rendaman menjadi bau. Cuci beras dan masak dengan air yang lebih sedikit dari biasanya, karena GBR sudah menyerap air.

GBR dapat dimasak dengan rice cooker seperti nasi putih biasa. Namun ingat, beras yang dapat digunakan adalah beras merah fresh, bukan beras putih. GBR yang sudah dimasak terasa manis dan pulen.