Beras HitamSering kita jumpai beras berwarna hitam di pasar atau supermarket. Warnanya memang tidak indah namun kaya akan manfaat, belum banyak orang yang mengetahui khasiat beras hitam. Padahal di luar negeri sana sudah diteliti oleh berbagai kalangan sebagai makana sehat dan murah. Beras Hitam adalah warisan para leluhur Raja-raja Nusantara dan Tetua-tetua Adat seperti Toraja, Baduy, sasak dll. Bahkan di China yang terkenal akan  pengobatan tradisionalnya sejak Ribuan tahun lalu beras Hitam adalah makanan khusus para kaisar dan Obat yang sangat baik bagi kesehatan manusia. Adalah Warna hitamnya berasal dari lapisan bekatul  (sering juga disebut sebagai aleuron) dan bagian bulir berasnya (rice kernel) mengandung pigmen antosianin yang berwarna unggu, dengan intensitas tinggi maka warna beras menjadi ungu pekat mendekati hitam. Beras hitam bisa menjadi sumber antosianin yang bisa berfungsi sebagai antioksidan.

Wedang beras hitam NewKini beras hitam sudah anda bisa nikmati dalam kemasan  sachet Wedang beras Hitam yang sudah terjual lebih dari 100.000 sachet. Wedang beras Hitam hadir dalam kemasan baru dengan isi lebih banyak dan kandungan herbal yang  lebih lengkap perpaduan antara Beras Hitam, Beras Merah, Gula Aren  serta mengandung ekstrak herbal  phaleria macrocarpa(mahkota dewa), centella asiatica(pegagan), phylantus niruri(meniran), gascinta mangostana(kulitmanggis), dan hibiscus sabdarifa(rosella). Ekstrak beras hitam sangat bermanfaat bagi para penderita penyakit seperti Diabetes Melllitus, Kanker, Darah Tinggi, Asam Urat, Hepatitis, Asma, Kegemukan, Thypus, Kolesterol dan banyak lagi. Para Sultan-sultan dan Raja-raja Nusantara lebih memilih mengkonsumsi beras hitam dibanding beras putih, tentu dengan pertimbangan khasiatnya bukan asal pilih.

Zhimin Xu, Pengajar Ilmu Pangan di University of Agricultural Center di Baton Rouge, Louisiana, Amerika Serikat melaporkan bahwa selain antioksidannya tinggi, beras hitam juga lebih banyak mengandung serat dan vitamin E tetapi lebih sedikit mengandung gula. Dan sangat cocok bagi penderita Diabettes  sebagai makanan pengganti yang sehat dan memperbaiki kadar insulin dalam gula darah.

Brosur BelakangBerdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) yang dikeluarkan oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) beras hitam kaliumnya lebih tinggi sebanyak 105 mg dibandingkan dengan beras merah yang hanya 85 mg (pada 100 g bahan makanan). Selain itu, hasil analisis Laboratorium Pangan dan Gizi Pusat Antar Universitas (PAU) Universitas Gadjah Mada menunjukkan kadar protein beras hitam 7,88 %, lebih tinggi ketimbang beras putih yang memiliki kadar protein sebesar 6,8 %. Namun, kandungan karbohidratnya hanya 74,81%, sedikit lebih kecil dibandingkan beras putih yang 78,9%.

Berbeda dengan beras cokelat, beras hitam lebih terasa pulen dan wangi. Memang, beras hitam memerlukan air lebih banyak ketimbang beras putih dan memasak lebih lama. Usahakan untuk merendam, kemudian merebus terlebih dahulu sebelum dikukus. Untuk membuatnya lebih lembut juga harus dicampur dengan sedikit beras putih.