Menjelang sore, iseng-iseng pengen bikin bubur kacang hijau. Kebetulan saya baru saja mendapatkan beras hitam. Beras yang satu ini memang terhitung mahal memang. Anda pernah mendengar atau membaca tentang beras hitam? Atau mungkin sudah pernah mengkonsumsi beras hitam. Memang beras hitam tergolong jarang kita temukan di pasaran. Beras hitam yang dimaksud disini adalah bukan beras ketan hitam. Menurut legenda China, beras hitam ini termasuk langka, memiliki citarasa yang khas dan hanya kaisar yang diizinkan mengkonsumsinya. Akan tetapi seiring perubahan waktu, beras hitam dapat dikonsumsi oleh siapa saja dan mulai bisa ditemukan di pasaran meskipun harganya tergolong mahal.


Beras hitam adalah salah satu induk tanaman beras yang menghasilkan varian beras hitam seperti beras hitam Indonesia (Indonesian Black Rice) dan beras hitam melati Thailand (Thai Jasmine Black Rice). Beras hitam sebenarnya memiliki warna ungu gelap dan bukan hitam. Warna yang gelap disebabkan karena tingginya kandungan antosianin (pigmen ungu) sehingga menyebabkan beras ini terlihat seperti berwarna hitam. Antosianin sebagai antioksidan banyak dihubungkan untuk pencegahan dan bahkan pengobatan berbagai kondisi medis. Beras hitam juga dikenal mempunyai fungsi anti-inflamasi. Dalam studi terbaru, antioksidan juga ternyata membantu memperlambat proses penuaan. Selain sebagai anti-aging, antioksidan juga mempunyai manfaat dalam pencegahan dan pengobatan penyakit jantung, diabetes, alzheimer dan kanker.
Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anda Dari Serangan Berbagai Macam Penyakit Di Sini!
Menurut suatu studi yang dipresentasikan di National Meeting – American Chemical Society (ACS) yang ke-240, satu sendok penuh bekatul beras hitam mengandung lebih banyak antioksidan antosianin dibandingkan dengan satu sendok penuh blueberry, dan juga beras hitam mengandung lebih banyak serat pangan, zat besi dan vitamin E serta rendah gula.

Beras hitam (black rice) sekali lagi adalah bukan beras ketan hitam (glutinous black rice). Beras ketan hitam adalah varian lain dari beras hitam yang mengandung lebih banyak amilopektin sehingga ketika dimasak bertekstur agak lengket (glue-like) ketika dimasak. Sedangkan kandungan pati pada beras hitam sebagian besar dari golongan amilosa dan tidak bertekstur lengket ketika dimasak. Amilosa memiliki nilai IG yang lebih rendah dari amilopektin. Bagi orang awam, agak sulit untuk membedakan beras hitam dan beras ketan hitam secara visual. Akan tetapi jika kita mencoba mencicipi beras hitam dan beras ketan hitam yang masih mentah maka akan terasa adanya perbedaan yang khas. Beras ketan hitam memiliki rasa seperti beras ketan pada umumnya. Ada tips lain yaitu beras hitam memiliki butiran yang bulat gendut dan tidak mengkilap. Nah, selamat mencoba.

Untuk 4 porsi
Bahan
100 g kacang hijau (cuci bersih dan rendam 1 jam)
50 g beras hitam (cuci dan rendam 1 jam)
1300 ml air
2 cm jahe (dimemarkan)
80 g gula merah (haluskan)
2 sdt pati jagung (maizena)
100 g santan kental

Cara membuat

  • Campur kacang hijau dan beras hitam dalam panci. Tambahkan air (gunakan air perendaman beras dan kacang hijau). Masak sampai matang.
  • Tambahkan gula merah dan jahe. Aduk rata.
  • Larutkan pati jagung dengan sedikit air. Masukkan ke dalam bubur kacang hijau sambil diaduk. Aduk dan masak sampai agak kental. Angkat.
  • Tambahkan santan kental. Aduk rata. Sajikan.

Nilai nutrisi per porsi
Energi: 242.8 kkal
Lemak: 7 g
Karbohidrat: 36.8 g
Serat: 4.3 g
Protein: 8 g

Tips dan saran

  • Santan bisa digantikan dengan susu rendah lemak atau Prostar 100% whey protein vanilla (rendah lemak). Santan mengandung asam lemak laurat yang merupakan asam lemak jenuh dominan di kelapa. Hasil penelitian menemukan asam laurat dapat meningkatkan HDL atau good cholesterol dalam tubuh.
  • Untuk memperlezat bisa ditambahkan daun pandan.
Arief T Nur Gomo

Arief T Nur Gomo saat ini menjabat sebagai Kepala Research and Development Department di PT. Bionic Natura, Healthy Food. Pakar industri dan teknologi pangan dan kuliner ini banyak membagikan resep-resep sehat dengan citarasa yang lezat serta artikel lainnya dalam rubrik Healthy Food Recipe di DuniaFitnes.com.